17 Agustus

Jika orang tua kaya, sulit menemukan seorang anak yang peduli pada perjuangan mereka dulu. Kebanyakan dari makhluk yang namanya anak, cuma nerima senengnya saja. Menjadi raja atau berlagak pangeran muda. Tetapi sebaliknya, jika anak kaya raya lumrahnya orang tua lebih memilih malu untuk memakan hasil jerih payah anak-anaknya. Atau, dengan alasan lain bahwa mereka sudah cukup hidup seadanya. Sudah tua. Begitu, katanya. 

Sudah tabiat manusia, ceritanya memang lebih mengarah ke “lupa susah di saat senang, baru ingat ketika susah”

Begitu pun bangsa Indonesia. 17 Agustus, saat ini rakyat  memeriahkan, tepatnya, merayakan kemerdekaan Indonesia. Setelah upacara berakhir, bergegap gepitalah acara demi acara lengkap beserta lomba-lombanya. Padahal, di balik kemerdekaan itu ada sejarah perjuangan yang begitu melelahkan. Cerita darah luka mereka, desing peluru, dentuman bom, teriakan menahan sakit, lengkingan dihembusan nafas terakhir, pengapnya penjara dan cerita-cerita pilu lainnya. Rasa-rasanya tidak layak jika terbahak-bahak dengan kekocakan yang terjadi diperlombaan saja. 

Bukan tidak boleh. Tetapi setidak-tidaknya, seharusnya ada moment untuk mengenang mereka. Menghayati perjuangan mereka. Maksudku ada waktu-waktu tertentu yang legal.

Yah, supaya kita tidak terkesan seperti Malin Kundang saja. Ketika senang lupa susah. Giliran susah, ingat senang. 

Tetapi ini sudah terlanjur. Perayaan dan mengenang para pahlawan itu tidak akan ada perubahan pada waktu bersamaan. Kalau misalnya terjadi sekalipun, itu sangat sulit bung. 

Ah, sudahlah. Supaya lebih santai, anggap saja kalau pejuang-pejuang kemerdekaan itu sebenarnya bermain tembak-tembakan sama kompeni Belanda. Bom-boman. Perang-perangan. Tusuk-tusukan. Teriak-teriakan. Mati-matian. Pas permainan yang terkahir ini, mereka tidak mau main lagi.

3 comments

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s